Siap Sekolah

Friday, June 24, 2016

(Lola 4 tahun 10 bulan)

Mungkin jadi orang tua itu suka merasa gagal ketika apa yang diajarkan ke anak belum tentu mau didengarkan. Yep itu yang sering kali terjadi sama saya. Padahal ya anak itu tidak pernah berhenti belajar. Mereka itu mengamati, menyerap dan menerapkan apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan.

Saya termasuk orang tua yang cukup santai. Jujur saya tipe yang percaya kalau anak belajar itu sesuai kemauan dia bukan kemauan ibunya, jadi saya ga bisa jadi ibu yang kompetitif dalam urusan belajar. Kalau Lola bertanya baru saya jelaskan caranya. Seperti sekarang dia sudah bisa membaca jam pun karena dia ingin tahu bagaimana caranya.

Tapi….. saya tipe yang selalu yakin setiap anak punya bakat dan mereka harus mengasah bakatnya dengan bantuan Nurture, alias dibimbing, jadi bukan cuma Nature aja yang dimiliki, tapi diarahkan untuk lebih baik oleh kita.

Hal yang paling bikin saya merasa terharu dan bangga, adalah kemarin saat dibagikan raport. Mendapati Lola menjadi the best student in class, membuat saya tercengang sekaligus menangis bersamaan (di depan ibu guru nangisnya hahaha, abisnya ga bisa nahan air mata).

Saya tidak menyangka ternyata Lola bisa sehebat itu, padahal di mata saya dia hanya anak yang sangat menyukai menggambar dan bercerita (I think she’s really into art). Tidak terpikir untuk hal lain dia bisa melakukan yang terbaik.

Bu guru bercerita kepada saya kalau Lola baik disegala aspek, dan menjadi murid yang istimewa bagi mereka. Lalu saya kembali flashback sejenak, apa benar yang saya ajarkan sama dia itu didengarkan? Rasanya engga semuanya dia mau mendengarkan apa perkataan saya.

But again, saya yakin dia anak yang percaya diri dengan kemampuannya, dia yakin dia bisa mencapai apa yang dia mau dengan caranya dia. Buat saya anak tidak perlu pintar, tapi perlu mencintai apa yang dia suka. Memiliki anak berkarakter lebih baik bagi saya daripada anak yang pintar berprestasi. Karena sekolah dan hidup itu tentang how to survive, kalau dia punya skill pendidikan karakter yang kuat, niscaya segala tantangan bisa dihadapi dengan baik.

Penuhi juga gizi anak agar dia selalu siap di sekolah, biar semakin punya banyak energi dikala sibuk sekolah. Meet Dancow Fortigro. Susu pertumbuhan anak yang lengkap. Inovasi dari Nestle Research Center, DANCOW Fortigro  Excelnutri+ membantu lindungi anak usia sekolah yang memiliki aktivitas padat serta proses belajar yang semakin aktif. Sebab anak itu membutuhkan :
  • Energi untuk dukung aktivitasnya.
  • Protein, yang merupakan komponen esensial untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
  • Kalsium, yang berperan dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi.
  • Zat besi, yang merupakan komponen hemoglobin dari sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh, dilengkapi dengan Zink.
Btw, jangan lupa selama Ramadan ikut kompetisinya ya fortigro.dancow.co.id/puasapertama, saya aja ikut atas dasar keingintahuan dan pengen menang UMROH sekeluarga. Tapi beneran deh ini saya ikutan karena kuisnya menantang, antara susah-susah gampang. See my points? Not bad lah 3245. Suka salah dikit jawab tapi lebih banyak berhasilnya, hihi.  Oh ya ini ada aplikasinya juga. Atau klik serta lihat hashtag #PuasaPertamaAkuDanKau #DancowFortigro di sosial media. Ayo menangin 3 paket Umroh sekeluarganya!

  • Share:

You Might Also Like

4 comments

  1. Ah.. jadi inget dulu waktu kecil suka banget minum susu Dancow! Sekarang udah makin banyak yaa ternyata kandungan nutrisinya..

    Btw kak fifi, font yg tulisan "aku siap sekolah" di foto paling atas itu apa ya namanya? Penasaraaan hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Dancow makin kesini makin lengkap...
      Oh ya fontnya namanya Sensa Brush.. Coba di donlot ajaa...

      Delete
  2. Aku anak Dancow banget nih mbak Fifi. Sampai ade-adeku juga. Keluarga Dancow lah.

    Btw Lola gayanya cakep abis 😁

    ReplyDelete
  3. Maybe parents like to feel like a failure when what is taught to children is not necessarily willing to be heard.

    ReplyDelete